Puisi Perempuan Gila
Rp69,000
Aku hanyalah suar, sewaktu-waktu menyinggahi rasa yang tawar.
Description
Nestapa merangkul tanpa iba, dendangkan ribuan rindu di kaca jendela. Mengapa kau mendiami rasa? Jika cinta kau hunus setelahnya.
Aku hanyalah suar, sewaktu-waktu menyinggahi rasa yang tawar.
Hujani saja makian kelakar, lupakan bagaimana upaya menyampaikan kabar.
Cinta tak pernah kusangkal, tumbuhlah hingga aku jejal! Kehabisan akal. Tetap saja, bertahun-tahun menyemai kekal, akhirnya menuai tanggal. Tidakkah ingat untuk pulang? Atau mustahil kita terulang?








Reviews
There are no reviews yet.