Catatan di Bawah Kaki Senja

Rp75,000

Judul : Catatan di Bawah Kaki Senja
Penulis : Intan Zahiroh
Ukuran : 14×20 cm
Tebal : 100 halaman
Berat : 300 gram

Blurb :
Mari menyelami lautan bersama catatan di bawah kaki senja. Tentang kesedihan, kekecewaan, amarah, cinta, kasih sayang, dan kebahagiaan yang dirangkum menjadi satu dalam wadah sebuah cerita. Kita dan kehidupan adalah hal yang kita jalani saat ini. Mau, tak mau. Suka, tak suka. Semua warna itu harus digenggam sendiri di tangan rapuh, yang bahkan terasa sakit jika dikepal terlalu
kuat.

Bermain-main dengan sedih untuk tahu apa itu bahagia, juga merasa sangat percaya yang kemudian diakhiri dengan kecewa. Warna mereka sering digambarkan dengan warna gelap dan kelabu—warna yang tak diinginkan oleh kehidupan. Namun, jika warna itu tidak ada, bukankah dunia ini akan tetap kelabu?

Tanpa adanya saling, dunia adalah warna monokrom. Begitu juga dengan warna cinta, kasih sayang, dan bahagia. Hal beruntung yang membuat siapa saja selalu ingin berucap syukur. Mereka yang selalu didamba, keinginan untuk bisa bahagia, merasakan cinta, juga kasih sayang, semua itu rasanya manis sekali.

Warna ini juga sering hadir dengan kontrasnya di tengah gelap, membuat sepercik cahaya samar dan senyum kecil yang terlihat. Jika kamu mengatakan sudah terlalu dalam menyelam dalam kegelapan, dan rasanya sudah tidak bisa menggapai cahaya, apakah tidak yang kamu rasakan merupakan sebuah kebenaran sejati? Ataukah, kamu yang malah tidak mau mencari cahaya? Faktanya, begitu banyak cahaya samar yang terjalin di sekitar kita, tinggal bagaimana sudut pandang kamu melihatnya.

Ya, itu memang tidak mudah dilakukan, juga ditemukan, apalagi kalimat ini hanya sebuah untaian kata-kata yang ditulis sedemikian rupa, yang ingin tetap mendapatkan emosinya—emosi untuk kamu agar tetap bebas merasa kecewa, marah, dan juga bahagia.

Ah, nyatanya sedih, kecewa, amarah, cinta, kasih sayang, dan bahagia adalah warna-warna solid yang akan selalu melengkapi perjalanan kita. Hidup hanya sekali, jadi maaf jika kamu sering khilaf dan kurang berhati-hati. Maka, janganlah kau terlalu samar terhadap kegelapan, jangan pula kamu samar terhadap terangnya sebuah cahaya. Hanya dengan hatimulah, kamu dapat melihat sebuah cahaya dalam kegelapan yang menyakitkan. Hanya dengan hatimu yang samar pula, kamu dapat melihat kegelapan dan terang; kejahatan dalam-kebaikan.

Begitulah cerita yang terjalin di dalam buku ini. Untaian kisah apik ini menyuguhkan berbagai tema: cinta, perjuangan, juga persahabatan. Keteladanan dalam mencari cahaya sejati yang terdapat di dalamnya ditampilkan melalui tokohtokoh yang beragam. Kelak, semoga para tokoh tersebut dapat menjadi jembatan antar-waktu, antar kisah lama yang berputar melalui celah ingatan dari masa ke masa.

Pembayaran via :
1. Bank BCA
2. Bank Syariah Indonesia
3. Bank BRI
4. Seabank
5. Shopeepay
6. Dana
7. Ovo
8. Gopay

Add to Wishlist
Add to Wishlist

Description

Judul : Catatan di Bawah Kaki Senja
Penulis : Intan Zahiroh
Ukuran : 14×20 cm
Tebal : 100 halaman
Berat : 300 gram

Blurb :
Mari menyelami lautan bersama catatan di bawah kaki senja. Tentang kesedihan, kekecewaan, amarah, cinta, kasih sayang, dan kebahagiaan yang dirangkum menjadi satu dalam wadah sebuah cerita. Kita dan kehidupan adalah hal yang kita jalani saat ini. Mau, tak mau. Suka, tak suka. Semua warna itu harus digenggam sendiri di tangan rapuh, yang bahkan terasa sakit jika dikepal terlalu
kuat.

Bermain-main dengan sedih untuk tahu apa itu bahagia, juga merasa sangat percaya yang kemudian diakhiri dengan kecewa. Warna mereka sering digambarkan dengan warna gelap dan kelabu—warna yang tak diinginkan oleh kehidupan. Namun, jika warna itu tidak ada, bukankah dunia ini akan tetap kelabu?

Tanpa adanya saling, dunia adalah warna monokrom. Begitu juga dengan warna cinta, kasih sayang, dan bahagia. Hal beruntung yang membuat siapa saja selalu ingin berucap syukur. Mereka yang selalu didamba, keinginan untuk bisa bahagia, merasakan cinta, juga kasih sayang, semua itu rasanya manis sekali.

Warna ini juga sering hadir dengan kontrasnya di tengah gelap, membuat sepercik cahaya samar dan senyum kecil yang terlihat. Jika kamu mengatakan sudah terlalu dalam menyelam dalam kegelapan, dan rasanya sudah tidak bisa menggapai cahaya, apakah tidak yang kamu rasakan merupakan sebuah kebenaran sejati? Ataukah, kamu yang malah tidak mau mencari cahaya? Faktanya, begitu banyak cahaya samar yang terjalin di sekitar kita, tinggal bagaimana sudut pandang kamu melihatnya.

Ya, itu memang tidak mudah dilakukan, juga ditemukan, apalagi kalimat ini hanya sebuah untaian kata-kata yang ditulis sedemikian rupa, yang ingin tetap mendapatkan emosinya—emosi untuk kamu agar tetap bebas merasa kecewa, marah, dan juga bahagia.

Ah, nyatanya sedih, kecewa, amarah, cinta, kasih sayang, dan bahagia adalah warna-warna solid yang akan selalu melengkapi perjalanan kita. Hidup hanya sekali, jadi maaf jika kamu sering khilaf dan kurang berhati-hati. Maka, janganlah kau terlalu samar terhadap kegelapan, jangan pula kamu samar terhadap terangnya sebuah cahaya. Hanya dengan hatimulah, kamu dapat melihat sebuah cahaya dalam kegelapan yang menyakitkan. Hanya dengan hatimu yang samar pula, kamu dapat melihat kegelapan dan terang; kejahatan dalam-kebaikan.

Begitulah cerita yang terjalin di dalam buku ini. Untaian kisah apik ini menyuguhkan berbagai tema: cinta, perjuangan, juga persahabatan. Keteladanan dalam mencari cahaya sejati yang terdapat di dalamnya ditampilkan melalui tokohtokoh yang beragam. Kelak, semoga para tokoh tersebut dapat menjadi jembatan antar-waktu, antar kisah lama yang berputar melalui celah ingatan dari masa ke masa.

Pembayaran via :
1. Bank BCA
2. Bank Syariah Indonesia
3. Bank BRI
4. Seabank
5. Shopeepay
6. Dana
7. Ovo
8. Gopay

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Catatan di Bawah Kaki Senja”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *